Kenal Pajak, Cinta Negeri: Literasi Pajak bagi Pelajar SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura
FEBUOGP | 23 Oktober 2025 | Dibaca 16 kali |

Photo by Renova Simanjuntak

Jayapura -  Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Program Studi Akuntansi FEB UOGP bertema “ Kenal Pajak, Cinta Negeri, Wujudkan Masa Depan Cerah”. (23/10/2025)

Kamis, 23 Oktober 2025. Bertempat di Ruang Aula Teruna Bakti Jayapura, Program Studi Akuntansi FEB UOGP melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Edukasi Literasi Pajak bagi Pelajar SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang di lakukan oleh Dosen dan Mahasiswa Program Studi Akuntasi FEB UOGP, merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh dosen Perguruan Tinggi (PT) disamping melakukan pengajaran dan penelitian. Dengan melibatkan 45 siswa Kelas XI di SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura.

Pelaksanaan PKM sebagai bentuk kontribusi dosen dalam mengurangi masalah yang ada dalam masyarakat, dengan bantuan ilmu pengetahuan serta kreatifitas dosen sebagai tenaga pengajar.

Kegiatan ini lebih diutamakan untuk membantu masyarakat terdekat dengan lokasi tenaga pengajar, karena memang biasanya lebih mudah mendeteksi masalah pada Masyarakat tersebut.

Photo : Renova Simanjuntak

Ketua Program Studi Akuntansi Shofia Y Manginte dalam salam pembukanya menyampaikan bahwa kesadaran pajak perlu dibangun dari lingkungan sekolah, “jika kesadaran pajak terus dibangun mulai dari lingkungan pendidikan, maka kami ingin siswa SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura di masa depan akan memiliki generasi yang tidak lagi melihat pajak sebagai beban, melainkan sebagai alat untuk mencapai keadilan sosial dan kesejahteraan bersama”, ujarnya.

Seorang Guru Sekolah SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura, Yuliana Suwasti Lestari,S.Pd,M.Ak,  menyambut baik pelaksanaan PKM ini dan mengapresiasi keterlibatan Universitas Ottow Geissler dalam memberikan edukasi kepada para siswa. Menurutnya, siswa SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura perlu diberikan pemahaman bahwa pajak adalah kewajiban yang memberikan manfaat besar bagi orang banyak. “Harapan Kami dengan adanya kegiatan ini dapat menginspirasi siswa sebagai warga negara yang taat pajak di masa depan,” ungkapnya.

Renova Simanjuntak, Dosen Prodi Akuntansi Universitas Ottow Geissler Papua, menjelaskan konsep perpajakan sederhana dengan pendekatan pada kehidupan sehari-hari siswa. dengan mengilustrasikan pajak seperti sebuah pohon, jikalau pohonnya di rawat dengan baik maka buahnya pun subur. “Ibarat Akar pohon adalah wajib pajak, Cabang pohon yaitu jenis pajak, Tukang kebun adalah pemerintah, dan buah pohon yaitu jenis pajak. Tanpa pajak, negara tidak dapat berfungsi dengan baik,”, dengan terus Memotivasi Siswa agar tidak menjadi Free Rider yang menikmati fasilitas tanpa kontribusi. “Katakan tidak pada Free Rider”. Ujarnya

Melalui diskusi bersama siswa SMA YPPK Teruna Bakti, terlihat bahwa banyak dari mereka yang mulai menyadari bahwa membayar pajak bukan hanya soal kewajiban, melainkan juga wujud gotong royong modern. Setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk fasilitas publik yang lebih baik, pendidikan yang terjangkau, hingga peluang ekonomi yang lebih luas. Karena pada akhirnya, membayar pajak adalah bentuk sederhana namun berarti dari rasa cinta kita kepada Indonesia.. ** By Jimmi Duri.

BAGIKAN :



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin