Membangun Generasi Sadar Pajak melalui Edukasi Literasi Pajak bagi Pelajar SMK N 2 Jayapura
FEBUOGP | 17 Oktober 2025 | Dibaca 56 kali |

Photo : Renova Simanjuntak

Jayapura -  Program Studi Akuntansi FEB UOGP Melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “ Sadar Pajak Wujudkan Masa Depan Cerah”. (17/10/2025)

Jumat, 17 Oktober 2025. Bertempat di Ruang Sidang SMKN 2 Jayapura, Program Studi Akuntansi FEB UOGP melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Edukasi Literasi Pajak bagi Pelajar SMK N 2 Jayapura.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan PKM semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Yang melibatkan Dosen Prodi Akuntansi yaitu Renova Simanjuntak,SE. Si.,CPSB.,C.Stax. Shofia Y Manginte,SE.,MSA.,Ak, Tantry Sitohang Andi Lolo,SP.M.AK, dan Y. Flora Hosio,SE.M.AK,.Ak. serta Nuh Fakdawer,S.AK.,M.AK, juga terlibat di dalamnya beberapa mahasiswa Prodi Akuntansi yakni Linda Salu, Anastasia, Aksamina Maria Wandamo,dan  Insaunado Wandamo.

Ketua Program Studi Akuntansi Shofia Y Manginte menyampaikan bahwa edukasi pajak perlu diberikan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar mengenai peran pajak dalam kehidupan bernegara. “Pajak bukanlah beban, melainkan investasi untuk kemajuan bangsa. Kami ingin siswa SMK N 2 Jayapura memahami bahwa mereka memiliki peran penting sebagai warga negara yang kelak akan berkontribusi melalui pajak,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah SMK N 2 Jayapura, Delima Tamba S.Pd,  menyambut baik pelaksanaan program ini dan mengapresiasi keterlibatan Universitas Ottow Geissler dalam memberikan edukasi kepada para siswa. Menurutnya, mayoritas siswa SMK N 2 jayapura berasal dari kalangan menengah ke bawah sehingga perlu diberikan pemahaman bahwa pajak adalah kewajiban yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi siswa untuk menjadi warga negara yang taat pajak di masa depan,” ungkapnya.

Dalam sesi penyampaian materi, oleh Renova Simanjuntak, Dosen Prodi Akuntansi Universitas Ottow Geissler Papua, menjelaskan konsep dasar perpajakan dengan pendekatan yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Ia memberikan contoh sederhana, seperti buah pohon, kalau pohonnya di rawat maka buahnya subur. “Akar pohon wajib pajak, cabang pohon jenis pajak, tukang kebun itu pemerintah, buah pohon jenis pajak. Tanpa pajak, negara tidak dapat berfungsi dengan baik,” jelasnya sambil menampilkan materi melalui slide presentasi.

Renova juga Memotivasi Siswa agar tidak menjadi Free Rider yang menikmati fasilitas tanpa kontribusi. “Katakan tidak pada Free Rider”. Ujarnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara tim PKM dan pihak sekolah. pemateri menanyakan pandangan sekolah terkait tantangan dalam mengintegrasikan materi pajak ke dalam kegiatan siswa. Menanggapi hal tersebut, Ibu Wakil Kepala Sekolah menyampaikan bahwa tantangan utama adalah membuat materi pajak terasa menarik dan mudah dipahami oleh siswa.** By Jimmi Duri.

 

 

 

BAGIKAN :



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin